Talak dalam keadaan marah

Seorang temanku dalam keadaan marah sekali berkata kepada istrinya: “Aku ceraikan engkau!” sebanyak tiga kali, sebab temanku ini curiga kepada istrinya ketika ditinggalnya pergi. Dan ketika itu juga ia berkata kepada istrinya: :”Jika engkau masih cinta kepadaku maka kembalilah kepadaku!” Sementara si istri yang juga temanku sudah terlanjur marah namun ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya, apakah talak telah jatuh atas dirinya ataukah tidak. Mohon jawaban dan penjelasannya.
Alhamdulillah, tidaklah terhitung talak apabila dijatuhkan dalam keadaan yang sangat marah sehingga tidak dapat mengontrol pembicaraannya lagi dan diangggap seperti orang gila. Adapun jika ia sadar atas ucapannya maka terhitung sebagai talak. Jika ternyata talak yang dijatuhkan adalah talak tiga, maka si istri tidak halal rujuk kembali kepada suaminya hingga ia menikahi pria lain terlebih dahulu. Adapun jika ia ragu apakah ia telah mengucapkan kata-kata talak ataukah tidak, maka tidak terhitung sebagai talak. Sebab pada dasarnya si istri tetap dalam kuasa suaminya, tidak dapat diceraikan kecuali dengan keputusan yang yakin. Adapun perasaan masih saling cinta antara suami istri bukanlah alasan untuk rujuk setelah jatuh talak atasnya. Wallahu a’alam.
Islam Tanya & Jawab
Syeikh Muhammad Sholih Al-Munajid

Seorang temanku dalam keadaan marah sekali berkata kepada istrinya: “Aku ceraikan engkau!” sebanyak tiga kali, sebab temanku ini curiga kepada istrinya ketika ditinggalnya pergi. Dan ketika itu juga ia berkata kepada istrinya: :”Jika engkau masih cinta kepadaku maka kembalilah kepadaku!” Sementara si istri yang juga temanku sudah terlanjur marah namun ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya, apakah talak telah jatuh atas dirinya ataukah tidak. Mohon jawaban dan penjelasannya.

Alhamdulillah, tidaklah terhitung talak apabila dijatuhkan dalam keadaan yang sangat marah sehingga tidak dapat mengontrol pembicaraannya lagi dan diangggap seperti orang gila. Adapun jika ia sadar atas ucapannya maka terhitung sebagai talak. Jika ternyata talak yang dijatuhkan adalah talak tiga, maka si istri tidak halal rujuk kembali kepada suaminya hingga ia menikahi pria lain terlebih dahulu. Adapun jika ia ragu apakah ia telah mengucapkan kata-kata talak ataukah tidak, maka tidak terhitung sebagai talak. Sebab pada dasarnya si istri tetap dalam kuasa suaminya, tidak dapat diceraikan kecuali dengan keputusan yang yakin. Adapun perasaan masih saling cinta antara suami istri bukanlah alasan untuk rujuk setelah jatuh talak atasnya. Wallahu a’alam.

Syeikh Muhammad Sholih Al-Munajid
http://islam-qa.com

One response to “Talak dalam keadaan marah

  1. semoga semua keluarga ikhwan-akhwaty semua tidak mengalami sebuah percereaian, sakit rasanya kita terpisah dari keluarga dan rumah tangga yang telah lama kita bina, salam sejahtera selalu buat darussunah sragen dari anak perantau di negeri asing nan kufur ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s